Designed by Eiichi Maruyama and Katsunori Suzuki.
Based on “Alice in Wonderland” of course
Alice Fantasy Dining
Taiyo Building 5th floor, 8-8-5 Ginza Chuo Ku Tokyo T 104-0061
Tel: +81 (03) 3574 6980
Open:
Mon-Thurs 17:00-01:00
Friday, Saturday and Holiday eve 17:00-05:00
Sunday, public holiday 17:00-23:00
Reservations recommended
Service charge of 10% added to bill automatically as well as 8% tax.
Selasa-Rabu 4-5 Oktober 2011 telah berlangsung puncak acara INAICTA (Indonesia ICT Award) 2011, sebuah acara ajang lomba karya cipta kreativitas dan inovasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi se-Indonesia. Dengan mengusung tema “Leverage Digital Creativity for National Economic Growth“, INAICTA 2011 membawa misi untuk meningkatkan kontribusi para pelaku Teknologi Industri Kreatif (TIK) dalam meningkatkan perekonomian nasional, dengan menghasilkan produk dan jasa yang mampu menggerakkan roda perekonomian untuk berbagai kalangan di seluruh wilayah Indonesia (http://www.inaicta.web.id/inaicta/)
ticket booth inaicta
Terkagum-kagum, pasti! Banyak inovasi ICT di acara ini yang bisa jadi inspirasi kita terutama yang bergerak di bidang ICT.
Biarpun di blog ini ga bakalan di review semua, tapi diharapkan review personal yang ala kadarnya ini bisa memberikan gambaran serunya acara INAICTA 2011.
Multimedia Museum Mandala Wangsit Siliwangi
Tim: Faikar Izzani; Syarif Rousyan Fikri
Kenapa kelompok ini duluan? Haha. Soalnya saya kenal sama semua anggota tim-nya yang cuma 2 itu . Faikar adalah teman sekelas saya di kelas magister (merangkap ketua kelas juga), sementara Fikri adalah teman di unit tenis meja yang saya ikuti.
Jadi, yang mereka sampaikan adalah bagaimana supaya museum siliwangi ini semakin menarik perhatian pengunjung terutama generasi muda sehingga diharapkan dapat meningkatkan jiwa nasionalisme. Untuk itulah tim ini menggunakan pendekatan multimedia sehingga museum ini bisa lebih interaktif.
Sebenarnya saya sih ga kenal dengan mbak Sakina ini (ntar kenalan deh ). Tapi perusahaan Nightspade ini bukan nama perusahaan yang asing di telinga saya mengingat beberapa teman bekerja di sana dan saya juga sudah mencoba beberapa game besutan nightspade
Nah, Amago ini adalah mobile game application yang mengangkat 3 maskot fauna Indonesia: elang Jawa, komodo dan ikan arwana merah. Pemain diharuskan untuk menjaga hewan tersebut dari sejak telur sampai dewasa.
Sneepet
Tim: Dominikus Damas Putranto; David Samuel,Bady Qb; Kevin Tanadi
Dari sekian nama di tim tersebut yang saya kenal cuma satu, si Bady. Gw lupa nama aslinya siapa, kalo ga salah depannya huruf ”Q”, langka banget kan orang yang depannya huruf Q
Sneepet ini merupakan aplikasi web berbasis Flash untuk membuat scrapbook digital. Secara tampilan design gw ga perlu ragu sama kerapihan kerja si Bady ini (eh iya kan, lo yang desain kan ya? haha). Aplikasi sneepet ini bisa dicoba via facebook application di http://apps.facebook.com/sneepet/?type=discovery
Suroboyo adalah aplikasi penyaring konten berbau asusila, perjudian dan kata-kata umpatan. Bergerak seperti ‘virus baik’ yang mengakibatkan saya berpikir buat menginstall program ini di komputer dan gadget anak saya kelak. haha!
Sempat bercerita sedikit dengan adik SMP pintar ini, katanya dia emang pengen buat virus dari kecil, sehingga dari kelas 3 SD bacaannya adalah bagaimana cara membuat virus. waduh Tapi syukur akhirnya virus yang dibuat adalah virus baik ya. Btw saya kelas 3SD bacaannya apa ya? Buku cerita bergambar “Putri Shirayuki” dan sejenisnya gitu ? *lupa*
Isara-Aplikasi Pembelajaran Bahasa Isyarat
Tim: Asendia Mayco; Rizky Ario; Endri Irfanie; Ahmad Agung
Menggunakan Kinect sebagai sensor gerak, aplikasi ini mengajarkan siapapun yang ingin belajar bahasa isyarat. That was my first time using Kinect! wooo!! Jadi pas kita lewat stand ISARA ini, si aplikasi ini sedang mendemokan sebuah bahasa isyarat yang ternyata artinya adalah “cantik”. Pantes gw merasa terpanggil….wkwkwk
————————————————————————————————————————
Sayang sekali saya tidak terlalu puas untuk mengeksplorasi booth yang ada di INAICTA ini dikarenakan jadwal conference yang cukup padat
Oh ya, untuk conference hari pertama menghadirkan pembicara-pembicara istimewa yang salah satunya adalah Ian Livingstone dari Eidos. Sekadar mengingatkan bahwa Eidos adalah perusahaan yang mengorbitkan salah satu game action terkenal “Tomb Raider”
Conference bersama Ian Livingstone dari Eidos
Dalam presentasinya, Mr. Livingstone juga menampilkan trailer Tomb Raider yang secara grafik kini udah dihandle oleh SquareEnix.
Selain itu ada juga talkshow dengan Danny Wirianto (Mindtalk)-social network- dan IvanWH (Blibli.com) yang membahas tentang potensi Digital Creative dalam perekonomian di masa mendatang. Cukup mencerahkan dengan diiringi ilustrasi perputaran dan kondisi keuangan di dunia cyber/internet Indonesia saat ini.
Hari kedua INAICTA acara didominasi oleh Nokia. Selain seminar, hari kedua diisi juga dengan acara Live Coding. Well, honestly said gw ga ngerti coding . Jadi untuk Live Coding ini peserta conference dibagi 2, Cendrawasih Room bakal membahas tentang Qt, sementara Summit Room akan membahas te ntang Java. Saya dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk mengikuti yang Qt Coding di Cendrawasih Room…
Sesi pertama Live Coding diisi oleh Dycode. Sepertinya si pembicara mengira akan berhadapan dengan programmer/app developer..but, yah, sori deh kalau saya hanya mahasiswa biasa yang ga ngerti bahasa programming . Biarpun gw yakin dan percaya kalau pembicara adalah orang yang kompeten di bidangnya, tapi mata dan telinga saya ga terlalu kompak dengan kepercayaan saya itu. Ntahlah, mungkin faktor kenyang juga. Informasi tidak terlalu sampai ke otak saya karena, err, pembicaranya terlalu banyak menggunakan vibrator pita suara, jaim kah^^a?
Pembicara kedua adalah dari Nightspade. Dari segi tampang sih lebih muda daripada pembicara pertama, dan kayaknya sih emang. Mereka juga mempresentasikan Live Coding untuk mobile game. Cukup mudah “tampaknya”. Si programmer menjelaskan step by step dengan cukup jelas berikut fungsi-fungsinya dan pastinya efek yang dihasilkan dari kata-kata coding yang digunakan.
Pembicara ketiga adalah seorang bapak dosen dari ITS yang mempresentasikan augmented reality. Dalam presentasinya dilengkapi dengan rumus-rumus tangen dan hitung-hitungan yang kayaknya terakhir gw liat adalah pas SMA! Arrgghh!!! Lets skip to the live coding…Jadi, pak dosen langsung mengoding yang akhirnya menjadi augmented sederhana di ruangan seminar tersebut yang sepertinya sih place based gitu. Gw yang ketika kuliah terkagum-kagum dengan teknologi AR (Augmented Reality) sempat melongo. Secepat itu?? bikin AR program dalam sekian menit conference dimana setengah lebih waktu conference-nya adalah ngomongin rumus matematika?? Nyesel juga ga gitu merhatiin ngodingnya gara-gara udah iyuh duluan liat rumus matematik itu . Tapi karena ngodingnya cepet, step-by-step ngodingnya ga terlalu dijelaskan (yang katanya udah dijelaskan dalam sesi ke-2) padahal kan harusnya pak dosen tau, kalau repetisi adalah salah satu kunci sukses proses pembelajaran yang baik (faktor waktu juga sih ya…)
Anyway, selain pengalaman yang berkesan (apalagi Lunch Time-nya ). Kita juga dapat beberapa oleh-oleh dari INAICTA 2011 ini. Mulai dari goody bags hari pertama dan kedua, buku-buku, gantungan kunci, dan beberapa freebies hasil hunting dari stand ke stand
Goody bags&Freebies dari Inaicta 2011
Berikut daftar pemenang INAICTA 2011. Mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi kita semua. Anyway, selamat kepada pemenang
WINNER: WayangForce (Dimas Surya Yaputra – PT. Phase Solusindo) Merit Award: AlfaPOS – Software POS Untuk Berbagai Jenis Bisnis Retail (Fatkul Amri – PT Alfasoft)
E-BUSINESS: SERVICES
WINNER: Sedapur, Konsultasi dan Portal E-Commerce bagi Industri Kuliner UKM (Soegianto Soetrisno, Adam Jaya Putra, Hadiyanto, Jacky Soedarsono Lokan, Didik Wicaksono – PT. Selaras Digital Sempurna) Merit Award: NgaturDuit.com( Adhityo Priyambodo, Api Perdana – NgaturDuit.com)
E-LEARNING & E-EDUCATION: LEARNING MANAGEMENT SYSTEM
WINNER: eLisa 3.5 (Herman Saksono, S.T.) Merit Award: Aplikasi Laboratorium Bahasa Berbasis Multimedia “e-Commlab2″ (Ria Abidien – PT. Infiniti Reka Solusi)
E-GOVERNMENT: IMPLEMENTATION (PUBLIC SERVICES)
WINNER: Implementasi Sragen Online (Dwiyanto, S.STP, MSi, Estiarto Wahyu Sumirat, S.Kom, M.Eng, Budi Yuwono, S.Kom, M.Eng, Hartono, M.Kom, Danu Hariadi, S.kom, Munawal Ulfianto, ST – Pemerintah Kabupaten Sragen) Special Mention: Implementasi Sistem Informasi Manajemen dan Arsip Desa (Agung Heri Susanto, A. Nugroho W. Utomo – Pemerintah Desa Sidorejo)
DIGITAL CONTENT: ANIMATION
WINNER: Alien versus Mbah Darmo (Heru Sakti) Merit Award: Black Journey (Astu Prasidya)
DIGITAL CONTENT:DIGITAL AUDIO
WINNER: Ode To Indonesia (Daniel Thamrin, Christanty Ingrid) Merit Award: Satu-Kosong (Endy Daniyanto) Special Mention: Gemar Membaca (Fatkul Amri)
WINNER: Klungbot III (Eko Mursito Budi, Karismanto Rahmadika, Krisna Diastama, Fariza Dian Prasetya, Sutriyana, Sholeh Taryana – Teknik Fisika ITB) Merit Award: High Performance WebApplication Framework (Julyanto Sutandang, Huang Guang Lee, Lucky Hariyadi – PT Equnix Business Solutions) Special Mention: Traindroid (Adhitya Bhawiyuga)
INDUSTRIAL/EMBEDDED APPLICATION
WINNER: CAD untuk Circular Knitting Machine (Mico Wendy – PT Konsep Dot Net)
MOBILE GAMES
WINNER: AMAGO – Discover the amazing life in Archipelago (Sakina Fathiani – PT.Nightspade Multi Kreasi) Merit Award: Petualangan Aksara di Bali (Oscar Kurniawan)
UNIVERSITY/ACADEMY: DIGITAL INTERACTIVE MEDIA
WINNER: VIRTUAL PET: Sebuah Aplikasi Game Multi-Modal Memelihara Binatang Langka (Reza Darmakusuma, Fajar Persada Supandi, M. Hakim Adiprasetya, Rizky Fauzian, Wisnu Siswantoko, Diotra Henriyan – Institut Teknologi Bandung)
UNIVERSITY/ACADEMY: AUDIO-VISUAL DIGITAL & ANIMATION
WINNER: MarSol (Hendrico Saputra, Rico Satya Utama, Firdyanzah, Raden Bramantyo, Ismarianda Putra, Bullyzuar Adam – Universitas Bina Nusantara) Special Mention: Pusaka Indonesia (3D+Interaktif) (Sandy Winata – Universitas Surabaya)
UNIVERSITY/ACADEMY: APPLICATIONS
WINNER: Sparkins – Aplikasi Berbasis Sentuh untuk Pembelajaran Mesin Tik Perkins Bagi Anak-anak Penyandang Tuna Netra (M. Endri Irfanie, Dwi Cahyo Nugroho, Asendia Mayco, Arnanto Akbar, Ahmad Agung Ahkam, Gita Savitri Putri – Institut Teknologi Telkom) Merit Award: Mouse Hand Tracking Application, Kontrol Pointer Mouse dengan Interaksi Alami Gerak Tangan (Hendri Karisma – Universitas Komputer Indonesia)
ELEMENTARY SCHOOL: APPLICATIONS
WINNER: Anak Sehat Suka Makan Buah Lokal (Jovidia Laviosa – Sekolah Komputer Anak Cinta Indonesia Bandung) Merit Award: Sadar Gempa Buat Temanku yang Tunarungu dan Tunanetra (Ahmad Raihan Ash-shiddiqy – Sekolah Komputer Anak Cinta Indonesia Bandung)
JUNIOR HIGH SCHOOL: APPLICATIONS
WINNER: iNerts – Sistem Pelacak berbasiskan GPS dengan Dukungan DeadReckoning (Chaidar M, Mega Fatimah – MTs 24 Manislor) Merit Award: Suroboyo (Darren Limantara, Yeremia Evian Hartono, Gisella Michelle Crystalia)
HIGH/VOCATIONAL SCHOOL: APPLICATIONS
WINNER: Power & Intelligence! (Septian Dwi Putra, Mochamad Chaerurrezky Iqbal – SMA 3 Bandung) Merit Award: Aliber dan Aliber Lite (Edy Setiawan)
ELEMENTARY SCHOOL MAZE SOLVING ROBOT
GOLD AWARD: SD Muhammadiyah Manyar Maze Solving Robot (Rizaldy Farhananda, Faisal, Andin)
SILVER AWARD: SD Muhammadiyah Manyar Maze Solving Robot(Shinta Ayu Rizqi Habibah, M. Syarifuddin Nafis, Doni) BRONZE AWARD: Aquila (Aulia Adila, Raisal Pradipta Wardana, Fardi M. Rafi) TECHNICAL AWARD: ROBOT GREATA (Alfred Kwalik, Egi Nirigi) TECHNICAL AWARD: ROBO ROBERT (Robert Sanjaya) TECHNICAL AWARD: ROBOTA SOLO -2 (Justin Adrian Halim) SPECIAL AWARD: ROBO MUTIARA BUNDA (Gading Muhammad Damajati, Ghani Murtafa Alaudin, Rizky Lazuardi) SPECIAL AWARD: ROBOT MAZER (Orimi Gwijangge, Nikson Enumbi) SPECIAL AWARD: Sdama M3 (Rifqy Santoso, Mahesa Audriansyah)
JUNIOR HIGH SCHOOL MAZE SOLVING ROBOT
GOLD AWARD: MAZE SOLVING ROBOT SPENSABAYA (Rizky Elzandy Barik, Qonita) SILVER AWARD: AL FARISI (Firas Afzal, Auliya Firansyan, M. Vevaldy Yusuf) SILVER AWARD: Musasi M1 (Gusti Sultan Arifin, Ahistiya Pulobintang) BRONZE AWARD: NFBSL-Bot (Salma Salsabila) TECHNICAL AWARD: Musasi M4 (Ahmad Habib Almutawakil, Fajar Abdi Samudra) TECHNICAL AWARD: Andromeda ROBOT (Harits Muhammad Setyaman, Fioren Rizky Maulana, Fachry Z. P.) SPECIAL AWARD: Valkyrie (Adrian Mulyana Nugraha, Christopher Ariel, Fransisca Tania) SPECIAL AWARD: MAZE SOLVING ROBOT SPENSABAYA (Ramadhan Furqanulhaq, Qonita) SPECIAL AWARD: Musasi M2 (Muhammad Fuad Nasrullah, Rafi Ganendra)
HIGH SCHOOL MAZE SOLVING ROBOT
GOLD AWARD: ROBOTIK LA TANSA 5 (Wildan Adnan, Lou Avy Alzamakhsyari, Abdul Ghani) SILVER AWARD: ITU (Asma Rosyidah, Aisya Athifa, Winarsita Gilang S.) BRONZE AWARD: ORION (M. Shavana Ekka M, M. Furuq Albana) TECHNICAL AWARD: R28 2 (Zakrie Alfian Rizaldy, Muhammad Khalid, Gede Ananta Wikrana Putra) TECHNICAL AWARD: Black Line Pro R2 (Fathony Teguh Irawan) TECHNICAL AWARD: radikulus (Ray Paulus Timorason, Pranandika Jaya Putra) SPECIAL AWARD: HSTND (M. Wiryahardianto, Rezky Budi Prasetyo, Alif Danar Wisnu Utama) SPECIAL AWARD: Maze Solving Robot (Aridisty, Reza Kurniawan, Aldi Gunawan, Aldho Riski Irawan) SPECIAL AWARD: NO NAME (Febrio Giring Tolangga, Ahmad Noufal Sirajuddin, Prasetyo Pranandhy)
JUNIOR HIGH SCHOOL OBSTACLE ROBOT
GOLD AWARD: FIGHTIC #1 OBSTACLE ROBO (Nafisah Aulia, Umaimah An Naziah, Qania) SILVER AWARD: FIGHTIC #2 OBSTACLE ROBO (M. Defri Nur Fahmi, Helmi El Haq, M. Ilham Akbar) BRONZE AWARD: Obstacle Robot 252 B (Adi Priambodo Isanto, Taqi Khairus Sabil, Yugi Abyudaya Sumekto) TECHNICAL AWARD: Musasi Obs4 (Muhammad Faris Fadillah) TECHNICAL AWARD: Obstacle Robot SMPN 252_Z (Yala Abrara, Andre Gema Syahputra, Heru Chris S.) TECHNICAL AWARD: Musasi Obs6 (Muhammad Nirwanda Dwi Pradana, Iman Zukhrufi Nur Azzam) SPECIAL AWARD: Musasi Obs7 (Prasetyo Langgeng Utomo, Aldrin Khilbran) SPECIAL AWARD: Surya Enterprise (Echo Yikwa, Betty Kogoya) SPECIAL AWARD: SMP Labschool (Rahman Putra)
HIGH SCHOOL OBSTACLE ROBOT
GOLD AWARD: Sidokare (Septian Pramuditia Putra, Ariq Amrizal, Rizqy Cahyo Yuwono) SILVER AWARD: Smanisda O2 (Darmawan Prayoga, Maulana Gusti Alhakim, Muhammad Arifin) BRONZE AWARD: GESBUL (Irfan Dwinkka S, Andhika Jafran, Ayidul Fikri) TECHNICAL AWARD: ROMADEX (Ikhsan Agung Firdaus, Galuh Arqi Faisal MY, Fadhla Hagiazka) TECHNICAL AWARD: 70-HS (Sulaiman Affandi, Aldrie Vinandityo, Ridho Siregar) TECHNICAL AWARD: R28 1 (Ailsa Vidi Chandrika, Azka Amalina, Desiana Dien Nurchalifah) SPECIAL AWARD: R28 2 (Dwi Hizzki Hanissa, Diana Anggraeni, Rifki Pradityo) SPECIAL AWARD: Obstacle Robot-fischer teknik (Chris Evan, Ichsan Medi Hutama Putra, Lukas Lukito) SPECIAL AWARD: FISCHERTEKNIK R 70 (M. Irsyad Hibatullah, M. Adrian Septiandry)
APPLICATIVE ROBOT
GOLD AWARD: DRU11SAR (Didit Andri Jatmiko, Asrul Rizal AP, Ali Mubarokah) SILVER AWARD: Sistem Integrasi Teknologi Informasi pada Unmanned Vehicle sebagai Perangkat Monitoring dan Mitigasi Bencana Alam (Muhammad Ikhsan Ansori, E. Zufatrim, Rahadian Nurfansyah) BRONZE AWARD: Pendeteksi Tsunami untuk Papua (Demira Yikwa, Yohana Oprawiri, Albertina Beanal) TECHNICAL AWARD: Wireless Search and Rescue Robot untuk Misi Penyelamatan Dilengkapi Kamera dan Sensor Gas untuk Deteksi Kebocoran Gas H2S dan CO (Arifin Indra Harnanto, Pramudita Johan Iswara, Tiara Bagus Sadewo PA) TECHNICAL AWARD: X-WHEEL (Lusienna Hung, Farrell Hung, Seline Hung) TECHNICAL AWARD: CAPTAIN HIRAJPBY (Irvan OP Elliica, Fredrik Sanjaya, Chrisman Wise) SPECIAL AWARD: ANEDO (Rezia Lukiust, Nikolas) SPECIAL AWARD: MAKARA SR3 (Novika Ginanto, Lasguido, Adnan Afib) SPECIAL AWARD: ROBOHERO (R. Aska Ali Fazagani, Ainul Hakim Q.T.) JUARA FAVORIT: Pendeteksi Tsunami untuk Papua (Demira Yikwa, Yohana Oprawiri, Albertina Beanal)
Waktu mata kuliah Desain&Media, kita diharapkan (diharuskan maksudnya) memberi 3 ide untuk dikembangkan. Diantara ide-ide yang bermunculan dengan liarnya, ada satu ide yang tadinya hampir saya usulkan tapi ga jadi dengan pertimbangan ini dan itu.
Si ide ini terinspirasi dari game bercocok tanam. Lebih spesifik lagi: Harvest Moon. Saya suka bercocok tanam, tapi hanya dalam game saja. Ya jelas lah, dalam game akan terlihat kapan tanaman perlu disiram atau kapan sudah bisa dipanen. Dalam kehidupan nyata, beuuh, kapan waktu yang baik untuk nyiram aja ga tau, airnya kebanyakan apa nggak, belum lagi urusan pupuk dan hama..Padahal, jika kegiatan bercocok tanam ini dilakukan oleh setiap rumah tangga, niscaya keluarga-keluarga di Indonesia akan lebih hemat (karena bumbu dapur dan sayuran bisa dipetik dari hasil tanam sendiri ) dan lebih sehat tentunya, karena kita bisa meminimalkan atau bahkan meniadakan pestisida dan zat-zat pengawet lainnya. Such a healthy eco-living! Maka eco-living ga sekadar trend namun juga telah menjadi gaya hidup.Ga sekadar pake produk berembel-embel “green”. I wish.
Jadi, untuk mewujudkan cita-cita saya tersebut saya merasa perlu bantuan teknologi untuk mengingatkan saya kapan saya harus menyiram tanaman. Yah, memang, cara ini akan mengurangi sense dalam berkebun. Tapi apa daya…soal berkebun saya sensenya seuprit banget tapi pengen mewujudkan green living kelak saat telah berkeluarga. Cihuy sekali.
Oleh atas dasar itulah, saya ingin menjadikan berkebun sebagai permainan dalam kehidupan sehari-hari, ya dengan cara itu tadi, tau kapan harus menyiram tanaman. Tapi setelah dipertimbangkan lagi, ide tersebut saya simpan dan tidak jadi saya masukkan ke proposal tugas saya, karena saya pikir itu lebih fokus pada interactive product ketimbang interactive media. Jadi saya simpan saja di blog saya ini.
Ide bisa muncul di benak siapa saja. Saat saya berpikir ide ini hanya hidup di otak saya, ternyata dunia berkata lain. Sudah ada proyek yang mirip ide saya tengah berjalan di suatu tempat di dunia ini. So when you come up with an idea, bring it to reality ASAP. Let the world know that’s yours
Roly Poly Pot (Designer: Sangmin Bae)
Ini adalah ide menarik yang temukan selagi berselancar di internet. Pada prinsipnya mirip dengan ide saya (cuma dia lebih keren karena udah modelling segala ) , cuma kalau saya maunya potnya menyala, kalau lagi haus warna merah, kalau ga perlu disiram warnya jadi warna hijau. Sementara dia pakai pendekatan lain yaitu potnya jadi menunduk.
One Pot, Two Lives
Another great idea for eco-living interior!
Simbiosis mutualisme antara ikan&tanaman. Dengan memanfaatkan teknologi ini, kita dapat menghindari kotoran ikan mengendap terlalu lama dalam akuarim sehingga dapat menjadi racun. Sementara tanah tetap lembab, memperpanjang periode penyiraman hampir sekitar satu minggu.
Tampaknya saya akan mulai rajin ngeposting sesuatu yang berhubungan dengan interior sehubungan dengan tugas yang diperkirakan akan memakan waktu cukup lama dan berhubungan dengan Interior. Meskipun bukan berasal dari jurusan Desain Interior, tapi saya sangat tertarik dengan tugas ini, dan semoga tetap tertarik sampai akhirnya tugas ini selesai. Amiin.
Jadi, apa yang harus saya lakukan demi tugas ini?
Kenal Interior!!
Yap! Tak kenal maka tak sayang…So, let’s take a look apa info yang bisa diperoleh di postingan ini, mungkin ga akan selengkap kalau baca langsung dari buku-buku literatur interior, tapi mudah-mudahan dapat sedikit menggambarkan :D
Sejarah dan Pengertian Desain Interior
Tidak diketahui secara pasti darimana sejarah desain interior dimulai. Akan tetapi dengan begitu banyaknya ditemukan bukti-bukti besar yang menunjukkan keberadaan dari penerapan ilmu desain interior di sepanjang sejarah peradaban manusia, maka sejarah desain interior dapat dilacak keberadaannya. Artefak-artefak yang ditemukan merupakan gambaran riil dari peradaban saat itu. Dari sini terlihat bahwa setiap kebudayaan memiliki pola perkembangan yang masing-masing berbeda. Setiap peradaban mengembangkan seni arsitektur, gaya furnitur dan asesoris ruang berdasarkan ketersediaan bahan di wilayah geografis masing-masing atau didapatkan dari perdagangan dan tersedianya tenaga kerja yang murah (Dwi Retno Sri Ambarwati, S.Sn). Bahkan menurut saya sejarah interior sudah dimulai sejak manusia menggambar pada dinding goa untuk memperindah tempat tinggalnya, betul tidak?
Pengertian desain interior dikemukakan oleh D.K. Ching (2002:46) sebagai berikut:
Interior design is the planning, layout and design of the interior space within buildings. These physical settings satisfy our basic need for shelter and protection, they set the stage for and influence the shape of our activities, they nurture our aspirations and express the ideas which accompany our action, they affect our outlook, mood and personality.The purpose of interior design , therefore, is the functional improvement, aesthetic enrichment, and psychological enhancement of interior space.
7 Prinsip Desain Interior
1.Unity and Harmony
Yaitu suatu ruangan dianggap sebagai suatu kesatuan dimana semua elemen yang ada saling melengkapi dan berkesinambungan satu dengan yang lainnya sehingga menghasislkan komposisi yang seimbang.
2.Keseimbangan (Balance)
Sesuai dengan judulnya, Keseimbangan berarti tidak “berat” sebelah. Tidak terlalu condong ke sisi sebelah kanan atau kiri atau atas dsb. Aksen pun harus memiliki keseimbangan dengan lingkungan sekitarnya.
Style keseimbangan terbagi 3 yaitu: simetris, asimetris, dan radial
Keseimbangan Simetris:
Keseimbangan simetris terjadi apabila berat visual dari elemen-elemen desain terbagi secara merata baik dari segi horizontal maupun vertikal. Gaya ini mengandalkan keseimbangan berupa dua elemen yang mirip dari dua sisi yang berbeda. Kondisi pada keseimbangan simetris adalah gaya umum yang sering digunakan untuk mencapai suatu keseimbangan dalam desain. Meskipun mudah untuk diterapkan, keseimbangan simetris sulit untuk membangkitkan emosi dari pembaca visual karena terkesan “terlalu direncanakan”. Kesimbangan simetris juga biasa disebut dengan keseimbangan formal.
symmetrical room
Keseimbangan Asimetris:
Keseimbangan asimetris terjadi ketika berat visual dari elemen desain tidak merata di poros tengah halaman. Gaya ini mengandalkan permainan visual seperti skala, kontras, warna untuk mencapai keseimbangan dengan tidak beraturan. Seringkali kita melihat sebuah desain dengan gambar yang begitu besar diimbangi dengan teks yang kecil namun terlihat seimbang karena permainan kontras, warna, dsb. Keseimbangan asimetris lebih mungkin untuk menggugah emosi pembaca visual karena ketegangan visual dan yang dihasilkannya. Ketegangan asimetris juga biasa disebut dengan keseimbangan informal.
Asymmetry Room
Keseimbangan Radial:
Adalah ketika semua element desain tersusun dan berpusat di tengah. Misalnya: Tangga berbentuk spiral.
3. Focal Point
Focal Point disini maksudnya adalah aksen yang menjadi daya tarik ruangan. Bisa satu atau lebih, tapi jangan semua. Misalnya Focal Point pada ruangan adalah jendela besar yang ada di ruangan, perapian atau bisa juga lukisan.
4. Ritme
Dalam desain interior, ritme adalah semua pola pengulangan tentang visual. Ritme didefinisikan sebagai kontinuitas atau pergerakan terorganisir. Bingung? Mungkin gambar-gambar di bawah dapat membantu
Perhatikan, efek visual yang diberikan wallpaper memberikan nuansa yang berbeda.
contoh ritme pada bookshelves
5. Details
Yang namanya detail disini kalau dijabarkan bisa panjang banget. Mulai dari pemilihan sakelar, tata cahaya, letak pot bunga dlsb. Detail biasanya tidak jelas tetapi mereka harus benar sehingga meningkatkan nuansa keseluruhan ruangan.
6. Skala dan Proporsi
Kedua prinsip desain yang berjalan beriringan, karena keduanya berhubungan dengan ukuran dan bentuk. Sebenarnya masih berhubungan dengan konsep keseimbangan dan aksen yang telah dipaparkan sebelumnya saya rasa, namun kali ini lebih kepada ukuran. Misalnya ukuran kursi tamu dan meja tamu yang seimbang. Apabila mejanya terlalu tinggi, maka pengguna kursi akan merasa tidak terlalu nyaman dengan desain meja tersebut. Kira-kira seperti itulah….
7. Warna
Yang ini sih ga usah diragukan lagi memegang peranan penting dalam menghasilkan nuansa dan mood suatu ruangan.
Wah, sudah lama tidak posting di bagian ‘Personal Life’
Kali ini saya ingin berbagi pengalaman mengunjungi “Bandung Carnival Land” pada tanggal 11 September 2011.
Sekadar informasi, Bandung Carnival Land yang disingkat BCL ini berlokasi di Jl. Sirnagalih No. 15 Karang Setra, Bandung, Jawa Barat. Harga tiket masuknya untuk weekdays dan weekend ternyata berbeda. Untuk weekdays harga tiket masuk terusan Rp.30.000 sementara untuk weekend Rp. 40.000. Oh ya, harga tiket terusan itu berlaku untuk 2 kali permainan kebanyakan wahana kecuali sepeda udara dan Sinema 4D yang hanya bisa sekali, tidak berlaku untuk wahana trampolin, jadi kalau mau menikmati wahana trampolin harus mengeluarkan biaya lagi Rp.10.000/orang/15menit dan kalau ingin menikmati fasilitas yang lain bisa membeli tiket tambahan pada loket yang tersedia di dalam.
Saya kesana bareng 3 orang teman saya : Evelyn, Agnes, dan Winta. Tragisnya si Winta ini rada mirip sama BCL, cuma yah…not to mention :p
Jadi, ada apa saja di BCL?
Sinema 4D
Patung pterodactyl depan wahana 4Dimensi
Ini adalah wahana pertama yang kami coba. Tak perlu mengantri kala itu, kita bisa langsung duduk di dalam wahana dan diberi kacamata oleh petugas. Sayang sekali baik kacamata maupun kualitas gambar pada film 4D ini kurang greget. Jangan harap dapat kacamata seperti kita nonton film 3D di XXI…Mungkin ke depannya bisa diperbaiki dan dijaga agar pengunjung puas dengan fasilitas yang disediakan.
Yang bikin saya bingung di wahana ini adalah : sabuk pengaman. Kita tidak diberi aba-aba untuk memakai sabuk pengaman, bahkan biarpun saya berinisiatif untuk memakainya saya ga tau gimana cara makainya, haha. Entah mungkin film terlalu cepat mulai atau cahaya yang redup, saya benar-benar tidak bisa menggunakan si sabuk pengaman tersebut. Cara yang paling ‘masuk akal’ dengan posisi sabuk pengaman tersebut adalah mengalungkannya ke leher. Aneh banget.
Dari segi hiburan, lumayan lah, kursi bergerak dan alat-alat lainnya (bagi gw ga termasuk sabuk pengaman ) masih berfungsi baik. Film berdurasi sekitar 10 menit dan sepanjang film si sabuk pengaman saya pegang aja.
Mangkok Tsunami
Mangkok Tsunami
Ini adalah wahana kedua yang kita naiki. Pusing? Lumayan bagi saya. Mungkin pengaruh tabrakan yang mengakibatkan kepala bocor tapi masih suka pusing-pusing (that’s another story :p). Lumayan seru lah dan tidak terlalu ekstrim. Sebenarnya satu perahu diduduki oleh 2 orang, namun karena kita ber-3 (Evelyn ga ikut) tidak sanggup berpisah barang sebentar saja saat itu akhirnya kita ber-3 naik satu perahu.
Mobil Gila alias Bom-Bom Car Dewasa
Tarikan lumayan oke, kendali lumayan mudah. Lumayan buat seru-seruan apalagi buat tabrak-tabrakan
Super Swing
Versi mini dari ontang-anting di dufan. Oh ya, kalau dari sistem sabuk pengamannya sebaiknya kesini jangan pake rok panjang sampe mata kaki, kalau masi keukeuh mungkin perlu dipertimbangkan untuk memakai legging/stocking. Soalnya roknya ntar bakal terangkat dan terlihat seperti sarung alibaba
Buah Terbang
Buah Terbang
Yang ini adalah ‘super swing’ khusus untuk anak 10 tahun dengan tinggi yang telah ditentukan. Si Winta, dengan ga tau dirinya pengen banget naik wahana ini “semangkanya lucuuuu!!!” katanya ==”. Gw ga yakin dia pengen naik karena semangkanya lucu atau karna ga mau rugi tiket…Ah, saya rasa sih kedua-duanya.
Rumah Hantu
Rumah Hantu
Konon katanya adalah wahana paling niat di BCL. Haha. Keliatan sih sebenarnya dari penampilan luarnya yang lebih ‘wah’ dibandingkan dengan wahana lainnya. Masuk aja sendiri ya…ntar kalo diceritain ga surprise :p. Hati-hati buat yang pacaran, di wahana ini sering banget kejadian si cowok ninggalin cewe-nya buat kabur keluar menyelamatkan diri seorang diri.
Pintu Masuk Rumah Hantu
Sepeda Udara
Salah satu wahana yang boleh dinaiki hanya sekali. Maklum sih, seandainya bebas naik maka yang asyik pacaran di sepeda udara ini konon ga turun-turun kecuali ada gempa bumi atau panggilan alam lainnya. Sepedanya bisa dikemudikan manual (dikayuh) ataupun otomatis. Ada lagunya lagi . Cukup tekan tombol play dan besarkan volume suaranya maka bersenandunglah lagu secara random. Waktu saya naik bareng Evelyn, lagu yang diputar adalah “A Whole New World”-nya Alladin. Wow, romantis beudh dah…Dan kita berdua pun langsung karaoke mendadak
BCL dilihat dari Sepeda Udara
Tanya ke pasangan Winta-Agnes, ternyata mereka dapat lagu “Big-Big Girl”-nya Emily
Ehehehe, sabar ya say, lain kali dietnya yang sehat
Denger sepeda udara orang lain ada lagi “Asareje” juga ternyata
Ulat Gila
Setelah Mobil Gila ada lagi Ulat Gila…Ulat Gila ini adalah roller coaster ecek-ecek yang bakal seru kalo dinaikin sama anak-anak. Yang bikin heboh roller coaster ini ya itu tadi, kalau ada anak-anak. Soalnya mereka akan teriak kenceeeeng dan heboh banget. Kita-kita yang berempat ini sibuk foto-foto dan bikin video ntah untuk apa…
Lampion Garden
Nah ini adalah wahana paling luas di BCL ini. Disini ada beberapa spot, seperti dunia flintstone, rumah-rumah kurcaci yang ga bisa dimasuki, kolam teko, balon terbang, patung-patung figuratif seperti unta, superman, putri duyung yang mirip budi anduk, becak, beberapa gazebo yang mirip pelaminan, dan ujungnya kita akan bertemu gurita Kraken yang di dalam perutnya ada Bikini Bottom!!
Arabian Garden-Salah satu bagian Lampion Garden-
Saat berjalan-jalan di Lampion Garden ini, kita ketemu abang-abang petugas BCL dan minta tolong untuk fotoin kita-kita. Setelah menolong kita abang tersebut nyelutuk “Teh, kalau disini bagusnya malem-malem, banyak lampunya nyala.” Hmm, no wonder BCL ini tutupnya jam 10 malam, ternyata untuk memfasilitasi Lampion Garden ini. Lalu ternyata si abang itu melanjutkan pembicaraannya, “Banyak banget yang kesini malam, biasanya sih pasangan..” “Ngapain bang?” tanya Winta (lagi-lagi ni anak ==;) “Yah gitulah teh, ada yang ngobrol ada juga yang berkegiatan lainnya…” “Hah? kegiatan lainnya gimana bang?” si Winta langsung excited. “Yah,gitu deh neng….”
Baguslah kita datang siang, lagian kalau malam foto-fotonya banyak ‘nyamuk-nyamuk’ yang ganggu dan gelap juga kan…
Sebenarnya masih ada wahana lain di BCL ini seperti Junior Aviator, Rumah Kaca, dlsb. Tapi kira-kira seginilah cerita yang bisa dishare saat ini. Hehe. Kalau penasaran dateng aja langsung ke BCL nya. Lumayan sih dengan harga segitu kalau kata saya.
Suasana kantor umumnya plain dan begitu-begitu aja. Oke, ga semua kantor begitu. Namun, seandainya suasana kantor seperti theme park? Tampaknya asyik dan menyenangkan, apalagi kalau kerjaannya cukup bikin stress..lumayan lah suasana kantor dapat menghibur
Inventionland
Cave Office
Race Track Office
Treehouse Office
Inside Tree House Office
Shoe Office
Inventionland worker
Waterfall Office
Castle Office
Inside Castle Office
Pirate Office
Inside Pirate Office
Wow, it’s reaallyyy a nice place to work to!! Pengen deh kayaknya kerja disana, atau punya om yang kerja disana. Lumayanlah numpang foto dan ngintip kerjaannya Inventionland
Memindahkan ide yang satu dengan yang lainnya. Itulah yang dilakukan oleh Graham ‘Logo’ Smith pada rancangan logo-logo nya kali ini. It’s a Brand Reversion. So, how do you think?
WWF (World Wildlife Fund, bukan World Wrestling Federation) adalah organisasi yang melindungi satwa langka dan lingkungan serta turut serta menangani perubahan iklim di bumi ini. Namun, yang saya soroti kali ini adalah bagaimana mereka menyampaikan pesan tersebut dalam bentuk iklan yang tak berlebihan kalau saya bilang OUTSTANDING. Keren banget!
Poster WWF untuk Save Rainforest Wildlife juga tidak kalah menakjubkan. Bisakah kamu melihat ada binatang apa saja yang terdapat pada poster tersebut? (klik image untuk memperbesar gambar)
Mudah-mudahan kita tidak hanya jadi penikmat poster WWF ini saja, namun bisa turut membantu menjaga lingkungan kita baik langsung ataupun tidak langsung
Suka memasak? Alat-alat berikut mungkin tidak akan memberi kemudahan dalam memasak, tapi (mungkin) akan memberikan suasana baru dalam memasak ataupun makan, atau mungkin sekadar pamer buat tamu yang ingin pinjam dapur
Click and Cook Spatula
Sepaket spatula untuk memasak. Didesain modern, kamu cukup memasukan gagang ke spatula yang akan dipakai dan untuk melepaskan spatula yang dipakai cukup menekan tombol yang disediakan. Awas hati-hati kehilangan gagang!
Click n Cook Spatula
Include:
Classic flat spatula
Long flexible slotted spatula (for cooking fish)
Extra-wide slotted spatula (for flipping burgers)
Flexible mixer (for mixing batter)
Slotted spoon (for stirring pasta)
Karate Chopper
Dari segi penampakan dan bahan pembentuknya yang menggunakan high-impact plastic bisa terlihat kalau ‘pisau’ ini tidak terlalu tajam. Biasanya digunakan untuk memotong selada atau bahan-bahan pembuat salad lainnya. So, let says haiiiii-yaaaa!!! watchawww~
karate chopper
Garlic Zoom
Garlic Zoom
Yang ini alat yang agak aneh kalau kata saya, haha.
Bagus buat mengajak anak kecil membantu kita memotong bawang
How to use:
Kayaknya lucu juga kalau dibangun arena balap H*t Whe*ls-nya di dapur trus mobilnya pake Garlic Zoom ini
Bagi saya dan teman-teman yang berasal dari jurusan Kriya yang sering kali berurusan dengan pernak-pernik yang lucu tapi bikin sumpek kamar memang perlu manajemen kamar yang baik.
Kamar Berantakan (sebuah pembenaran saat sedang berkarya)
Jadi, kamar yang bagaimana yang diharapakan oleh seorang crafter? Mungkin gambar-gambar berikut bisa jadi inspirasi
Membuat rak gantung di kamar adalah salah satu alternatif yang baik dalam menata ruang kerajinanmu daripada memaksa 3 lemari kontainer berdesak-desakan paksa di dalam kamarmu.
Buat kamu yang suka mengoleksi pita-pita, ada baiknya untuk menggantung seperti gambar di atas. Kenapa? karena kamu bisa mengambil pitanya selagi lingkaran tempat pita itu bergulir dan kemungkinan buat bredel nya agak sedikit lebih kecil
Toples juga pastinya bisa jadi atribut menarik buat menyimpan pernak-pernik dan printilan-printilan kerajinan kamu supaya tidak bertebaran kemana-mana.
Gak punya toples? Beli doong!! Haha, becanda
Udah punya kamar yang crafty banget, ga punya toples tentu bukan suatu penghalang untuk memperindah ruang kerajinan kamu kan? Toples bisa diganti dengan kaleng susu misalnya dan kamu hias sesuai selera. Ga punya kaleng susu??? kaleng sarden juga boleh
Jadi tunggu apa lagi?? Rapihkan kamarmu dan mulai berkarya