Tags
coffee toffee, coffehouse, ITB, kampus, kopi, labtek biru, labtek XI
Finally mencoba Coffee Toffe, sebuah coffeehouse dalam kampus ITB. Karena letaknya yang berada di dalam kampus (di labtek XI aka labtek biru) membuat harga Coffee Toffee lebih bersahabat dibanding dengan pesaing-pesaing diluar kampus.
Sedikit cerita mengenai si coffee tofee ketika melihat interiornya adalah bahwa coffee toffee ini adalah franchise lokal yang memanfaatkan kopi Indonesia. Ya, jargon-jargon bahwa seluruh produk coffee tofee menggunakan bahan baku dari Indonesia tersebut terpampang di interior coffee toffee ini.
Kali pertama kesini, saya memilih menu Greentea (ya, bukan kopi :p). Diblend dengan creame dan dengan takaran air yang pas membuat Greeantea blended creame tidak terlalu encer dan menurut saya dengan harga segitu cukup worth it
.
Sementara untuk menu kopinya sendiri saya telah mencoba, Frappe Blend Hazelnut Crave, Frappe Blend Caramel Delight, Frappe Blend Irish Delight. Secara umum, lagi-lagi, dengan harga yang cukup murah-meriah kita disuguhkan dengan kopi lezat yang tidak encer. Tapi,entahlah mungkin saya kurang peka atau bukan coffee-mania, saya rasa kesemuanya mempunyai rasa yang hampir-hampir mirip,mm, mungkin FB Caramel Delight adalah Frappe Blend dengan rasa kopi yang paling ‘nendang’ dibanding dengan menu frappe blend lain yang saya coba. Oh ya, dengan menambah Rp. 4000,- kamu sudah dapat menambahkan cream di atas frappe kamu
Untuk makanan, saya baru mencoba Dazzling Blueberry Pancake (tambah Rp.4000 kalau kamu mau porsi dua :p). Pancakenya lembut dan enak. Tapi saya pribadi tidak menyarankan untuk meminum FB Caramel Delight setelah memakan pancakenya karena frappenya akan berasa paiiiitt (yah, tergantung selera sih).
Kunjungi webnya di http://coffeetoffee.co.id/




